Perdana!

Satu peristiwa yang tidak bisa dilupakan dari keseluruhan eksistensi sebuah media adalah ketika ia lahir untuk pertama kalinya. Perdana. Suatu momen di mana sebuah media tidak lagi bersembunyi dalam rahim ide, melainkan menjadi sebuah wujud nyata, konkret, ada. Ketika itu pula berarti ia siap berhadapan dengan dunia: publik, masyarakat, nilai-nilai, kritikan, kecaman, masukan, saran, yang semuanya akan terus menghampiri seiring ia bertambah usia dan menuju kematangan.

Namun apakah kematangan atau kemapanan itu pernah ada?

Bagi kami, seni dan budaya akan selalu ada karena mereka selalu mencari. Proses pencarian ini yang kemudian diikuti penemuan lalu kreativitas akan menjadikannya sebuah karya yang baru, entah itu sebuah interpretasi atas karya lama atau benar-benar baru. Setidaknya ada upaya untuk terus ada.

Edisi perdana ini KulturArt akan mengisi sebagian besar rubriknya dengan salah satu seni yakni Fotografi. Bergantian dengan edisi-edisi selanjutnya yang akan diisi dengan seni-seni lain. Bahasan mengenai fotografi pre-wedding yang belakangan ini terhitung sebagai ‘trending topic‘, melihat bagaimana tradisi ‘Ngaben’ diabadikan dalam beberapa karya fotografi, atau mendapatkan tips-tips menarik mengenai fotografi.

Sisanya, saya cuma bisa bilang, selamat menikmati. Semoga langkah perdana ini akan diikuti langkah-langkah lainnya yang menguatkan fondasi eksistensi KulturArt. Semoga.

kindly enjoy,

Amalia Sekarjati

Pemimpin Redaksi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: